IMG-LOGO
PKK Pokja II

POJOK BACA

Create By 26 January 2022 1 Views
IMG

Rabu, 10 Febuari 2021

Pojok baca adalah upaya mengembangkan minat baca anak didik melalui pemanfaatan pojok kelas sebagai perpustakaan kecil. Pojok baca merupakan wujud komitmen PKK di Desa Kalisari melalui perpustakaan dalam mendukung Gerakan Wajib Membaca 15 menit yang dicanangkan oleh Pemerintah yang tertuang dalam Permendikbud Nomor 23 Tahun 2015. Melalui pojok baca diharapkan dapat menanamkan kepada anak didik untuk menciptakan budaya membaca dan kebiasaan segala hal yang berhubungan dengan gemar membaca. Selain itu, dengan gemar membaca anak memperoleh pengetahuan dan wawasan baru yang akan semakin meningkatkan kecerdasannya sehingga mereka lebih mampu menjawab tantangan hidup pada masa-masa mendatang.  Dengan kata lain, manfaat membaca dapat meningkatkan pengembangan diri, memenuhi tuntutan intelektual, memenuhi kepentingan hidup, meningkatkan minatnya terhadap suatu bidang, mengetahui hal-hal yang aktual, membuka cakrawala kehidupan bagi anak, menyaksikan dunia lain, dunia pikiran dan renungan, dan merubah anak menjadi mempesona.

Selera buku bacaan anak kelas bawah kebanyakan lebih ditekankan pada gambar dengan jumlah teks yang lebih sedikit karena anak-anak lebih tertarik pada gambar dan warna yang menyolok, sedangkan anak kelas atas cenderung lebih suka membaca bacaan fantasi seperti KKPK (Kecil-kecil Punya Karya) dan novel sejenisnya. Selain bahan bacaan yang sesuai dengan selera anak, pustakawan juga menyediakan buku pendukung kurikulum pendidikan sekolah baik dalam bentuk fiksi maupun non-fiksi yang mencakup pengetahuan popular yang bermanfaat bagi anak. Anak-anak di Desa Kalisari sudah terbiasa meletakkan kembali buku yang mereka baca ke rak buku sehingga kerapian pojok baca tetap terjaga.

Pengantian koleksi buku dilakukan secara berkala setiap tiga bulan sekali oleh pustakawan alasannya yaitu: 1) koleksi yang ada pada pojok buku dapat terus dikembangkan sesuai dengan kebutuhan anak didik baik dari segi isi, usia maupun fisiknya, 2) mengurangi kepadatan koleksi pojok buku, sehingga tempat yang tersedia benar-benar digunakan sesuai dengan kebutuhan anak didik, 3) Bahan pustaka yang diganti dapat dimanfaatkan atau ditukar ke yang memerlukan, 4) pengantian berati pula penyegaran terhadap koleksi yang ada, artinya anak tidak bosan dan mendapatkan informasi baru.


IMG
IMG

96,8 FM Radio Gemilang

Konten Populer - PKK Pokja II

Artikel Lainya